INTEGRASI EVALUASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL
DALAM INFORMASI RANGKAIAN SISTEM RUMAH SAKIT
DI RSUD dr. ADHYATMA, MPH PROVINSI JAWA TENGAH
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pemerintah daerah wajib menyelenggarakan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, termasuk bidang kesehatan. Pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan dasar yang diberikan oleh rumah sakit daerah, harus memenuhi indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM). Yang didukung dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nommor 75 Tahun 2021 tentang organisasi dan tata kerja Rumah sakit Umum Daerah dr. Adhyatma, MPH serta Peraturan Direktur Nomor 5 tahun 2017 tentang penerapan dan rencana pencapaian standar pelayanan minimal.
Akan tetapi masih banyak permasalahan yang dihadapi terkait evaluasi SPM, diantaranya
- Evaluasi SPM selama ini masih sering dilakukan secara sektoral atau terpisah antar unit.
- Belum ada integrasi data antar bagian di rumah sakit, sehingga beresiko duplikasi pelaporan dan tidak sinkronnya data capaian
- Pengambilan keputusan berbasis evaluasi cenderung lambat;
- Tuntutan akuntabilitas dan transparansi.
Berdasarkan permasalahan evaluasi Standar Pelayanan Minimal, maka dr. Dyan Puspitasari, M.Gizi selaku Kepala Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi RSUD dr. Adhyatma, MPH sekaligus project leader menggagas adanya sistem informasi yang mengintegrasikan evaluasi Standar Pelayanan Minimal melalui ”INSPIRASI (Integrasi evaluaSi Standar Pelayanan Minimal dalam Informasi Rangkaian Sistem Rumah Sakit) di RSUD dr Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah”, yang dilaunching pada hari Senin, 15 September 2025 di Ruang Lavender RSUD dr, Adhyatma, MPH oleh Plt Direktur Kinetika Sinantri, SKM, MM. Dalam sambutannya saat launching , Plt Direktur menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya agar INSPIRASI dapat segera diimplementasikan di RSUD dr. Adhyatma, MPH sehingga data evaluasi SPM yang lebih lengkap, real-time, dan konsisten karena terintegrasi langsung.dan data capaian indikator pelayanan dapat ditelusuri dengan jelas dan terdokumentasi secara digital,
INSPIRASI menjadi salah satu inovasi baru di tahun 2025 ini sebagai wujud tanggungjawab seluruh unsur dalam rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, bangsa dan Negara dengan menjadikan teknologi informasi / digitalisasi sebagai sarana untuk mempermudah akses dan pelayanan yang akuntabel.



Tinggalkan Balasan