RSUD dr Adhyatma Luncurkan KERANJANG, Monitoring Kinerja Layanan Penunjang Kini Real-Time

RSUD dr. Adhyatma, MPH Luncurkan KERANJANG, Inovasi Dashboard Real-Time untuk Perkuat Monitoring Kinerja Layanan Penunjang

RSUD dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan pelayanan rumah sakit. Salah satu langkah terbaru diwujudkan melalui launching KERANJANG (Kendali Kinerja Penunjang), sebuah inovasi monitoring dan evaluasi kinerja layanan penunjang berbasis dashboard real-time.

KERANJANG dirancang untuk membantu pimpinan dan pengelola layanan penunjang memperoleh informasi kinerja secara lebih cepat, terintegrasi, dan mudah dipantau. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan berbasis data sekaligus memperkuat koordinasi antarunit pelayanan penunjang.

Layanan penunjang yang menjadi bagian dari ekosistem KERANJANG meliputi Radiologi, Laboratorium Klinik&BDRS, Laboraorium PA, Farmasi, Rekam Medis, Gizi, CSSD dan Laundry, Sanitasi, serta IPSRS.

Dari Pelaporan Terpisah Menjadi Monitoring Terintegrasi

Sebelum adanya KERANJANG, monitoring kinerja layanan penunjang masih menghadapi tantangan berupa data yang tersebar di masing-masing unit, proses rekapitulasi yang membutuhkan waktu, serta keterbatasan dalam memperoleh gambaran kinerja secara menyeluruh dan cepat.

Melalui KERANJANG, data indikator dari unit-unit penunjang dikonsolidasikan dan disajikan dalam bentuk dashboard sehingga perkembangan kinerja dapat dipantau secara lebih sistematis.

Dashboard KERANJANG menyajikan sejumlah informasi kinerja dalam bentuk visual, antara lain capaian indikator, kepatuhan terhadap target, tren kinerja, serta informasi yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut.

Dengan pendekatan tersebut, pimpinan tidak hanya menerima laporan, tetapi dapat memperoleh gambaran kondisi kinerja layanan penunjang secara lebih cepat sebagai dasar pengambilan keputusan.

Mendorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

 Peluncuran KERANJANG diharapkan dapat memperkuat budaya kerja berbasis data di lingkungan RSUD dr. Adhyatma, MPH.

Kepala Bidang Penunjang RSUD dr. Adhyatma, MPH, Sigit Wijokongko,S.Si.,S.ST.,M.Kes, menyampaikan bahwa KERANJANG tidak semata-mata merupakan pengembangan sebuah dashboard digital.

“KERANJANG bukan hanya tentang membuat dashboard. Yang lebih penting adalah bagaimana data kinerja dapat menjadi alat bagi pimpinan dan unit pelayanan untuk melihat kondisi secara cepat, melakukan evaluasi, menentukan prioritas, dan mengambil tindak lanjut.”

Menurutnya, transformasi digital akan memberikan manfaat optimal apabila diikuti dengan perubahan pola kerja dan keterlibatan seluruh stakeholder.

“Melalui KERANJANG, kami ingin membangun pola monitoring yang lebih terintegrasi. Unit tidak hanya menyampaikan data, tetapi juga bersama-sama menggunakan data tersebut untuk melakukan evaluasi dan perbaikan kinerja.”

Kolaborasi Lintas Unit Menjadi Kunci

Implementasi KERANJANG melibatkan berbagai unsur di lingkungan rumah sakit, mulai dari pimpinan, manajemen, kepala instalasi, PIC atau operator indikator, Tim Teknologi Informasi/SIMRS, Bidang Mutu, Bidang Perencanaan, hingga Tim Efektif KERANJANG.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting karena keberhasilan dashboard sangat bergantung pada kualitas, ketepatan waktu, validitas, dan kesinambungan data yang berasal dari masing-masing unit.

Melalui implementasi KERANJANG, setiap unit penunjang diharapkan semakin memiliki kepedulian terhadap indikator kinerja yang menjadi tanggung jawabnya sekaligus mampu memanfaatkan informasi tersebut untuk melakukan perbaikan.

Bukan Sekadar Digitalisasi, tetapi Transformasi Tata Kelola

KERANJANG juga diharapkan dapat memberikan perubahan dalam tata kelola monitoring kinerja layanan penunjang.

Jika sebelumnya proses monitoring lebih banyak dilakukan melalui laporan masing-masing unit, maka melalui KERANJANG proses tersebut diarahkan menjadi lebih terintegrasi, transparan, terukur, dan berkelanjutan.

Perubahan ini juga mendorong terbentuknya peran-peran baru dalam pengelolaan KERANJANG, termasuk Tim Efektif KERANJANG, Admin Dashboard, serta PIC/Operator KERANJANG pada masing-masing unit.

 Dengan demikian, keberlanjutan inovasi tidak hanya bergantung pada satu orang atau satu unit, tetapi menjadi bagian dari mekanisme kerja organisasi.

Menuju Integrasi dan Pengembangan Lebih Lanjut

Launching KERANJANG menjadi langkah awal dalam pengembangan sistem monitoring kinerja layanan penunjang di RSUD dr. Adhyatma, MPH.

Ke depan, KERANJANG diarahkan untuk terus dikembangkan melalui penguatan indikator, peningkatan kualitas data, integrasi dengan sistem informasi rumah sakit, serta pengembangan fitur analitik yang dapat membantu pimpinan dalam membaca tren dan menentukan prioritas tindak lanjut.

Inovasi ini juga memiliki peluang untuk direplikasi pada bidang atau unit lain sesuai kebutuhan organisasi, sehingga konsep monitoring kinerja berbasis dashboard dapat dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem manajemen kinerja rumah sakit.

KERANJANG: Data Lebih Cepat, Keputusan Lebih Tepat

Melalui launching KERANJANG, RSUD dr. Adhyatma, MPH menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan.

KERANJANG diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah inovasi digital, tetapi berkembang menjadi budaya kerja baru dalam monitoring, evaluasi, dan peningkatan kinerja layanan penunjang.

“Harapannya sederhana, tetapi dampaknya besar: data tersedia lebih cepat, kondisi kinerja lebih mudah dilihat, masalah dapat lebih cepat dikenali, dan tindak lanjut dapat dilakukan secara tepat,” pungkas Sigit.

KERANJANG — Kendali Kinerja Penunjang.
Pantau Kinerjanya, Temukan Masalahnya, Tindak Lanjut Perbaikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP