RSUD dr. Adhyatma, MPH Hadirkan Inovasi Administrasi Bayi Baru Lahir Terintegrasi, Cakupan Layanan Kota Semarang Capai 100 Persen, Siap Dikembangkan ke Seluruh Jawa Tengah hingga Nasional
SEMARANG — Mengusung semangat “Adhyatma, Rumah Sakitnya Jawa Tengah”, RSUD dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat komitmennya sebagai rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang inovatif, responsif, dan senantiasa menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Soft Launching inovasi SI BUAH HATI (Sistem Informasi Benefit untuk Administrasi dan Hak Hukum Anak Tercinta), sebuah terobosan pelayanan terintegrasi yang mempermudah keluarga dalam memperoleh dokumen administrasi bayi baru lahir.
Inovasi SI BUAH HATI bukan sekadar penyederhanaan pelayanan administrasi, melainkan bagian dari transformasi pelayanan rumah sakit yang mengedepankan perlindungan hak anak, kemudahan masyarakat, serta penguatan sinergi lintas sektor.
Dengan semangat “Dari Semarang untuk Jawa Tengah, Menuju Indonesia”, SI BUAH HATI dirancang untuk terus dikembangkan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Semarang, tetapi kelak dapat menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah bahkan menjadi model pelayanan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Telah Diimplementasikan Sejak Juli 2026, Cakupan Kota Semarang Mencapai 100 Persen
SI BUAH HATI telah diimplementasikan sejak Juli 2026 sebagai salah satu inovasi unggulan RSUD dr. Adhyatma, MPH dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Berdasarkan capaian implementasi internal, layanan ini telah mencapai cakupan 100 persen pada sasaran pelayanan bayi baru lahir asal Kota Semarang, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme pelayanan yang berlaku.
100%
Cakupan sasaran bayi baru lahir asal Kota Semarang
6
Layanan administrasi terfasilitasi
Gratis
Sesuai ketentuan yang berlaku
Capaian ini menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan publik yang lebih mudah, cepat, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui SI BUAH HATI, keluarga dapat memperoleh fasilitasi enam layanan administrasi bayi baru lahir, yaitu:
- Akta Kelahiran
- Pembaruan Kartu Keluarga
- Nomor Kepesertaan BPJS Kesehatan sesuai ketentuan
- Kartu Identitas Anak (KIA)
- Surat Kelahiran
- Dokumentasi Foto Bayi
Fasilitasi layanan diberikan secara GRATIS sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga orang tua dapat lebih fokus pada pemulihan ibu, perawatan bayi, serta kebahagiaan menyambut anggota keluarga baru.
Inovasi ini juga mendukung upaya pemenuhan hak identitas anak sejak dini, sekaligus mengurangi kebutuhan keluarga untuk mengurus berbagai dokumen secara terpisah.
Penguatan Sinergi Dukcapil, Kabupaten Kendal Menjadi Tahap Pengembangan Berikutnya
Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pelayanan, RSUD dr. Adhyatma, MPH tengah mengembangkan koordinasi dan kerja sama dengan instansi kependudukan dan pencatatan sipil.
Salah satu langkah strategis yang sedang dipersiapkan adalah proses penyusunan dan penyelesaian Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Dukcapil terkait untuk mendukung perluasan layanan bagi masyarakat Kabupaten Kendal.
Pengembangan ini menjadi langkah awal untuk membangun sistem pelayanan administrasi bayi baru lahir yang semakin terintegrasi antarwilayah.
Melalui kolaborasi lintas sektor, rumah sakit berharap inovasi SI BUAH HATI dapat terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak keluarga, tanpa terhambat batas wilayah administrasi sepanjang didukung regulasi, kesiapan sistem, dan kerja sama antarinstansi.
Roadmap SI BUAH HATI: Dari Kota Semarang Menuju Pelayanan Se-Jawa Tengah dan Seluruh Indonesia
RSUD dr. Adhyatma, MPH memproyeksikan pengembangan SI BUAH HATI melalui empat tahapan strategis.
Implementasi dan Penguatan Layanan Kota SemarangTahap I · 2026
Tahap awal difokuskan pada implementasi, penyempurnaan alur pelayanan, penguatan koordinasi petugas, serta pencapaian cakupan layanan bagi sasaran bayi baru lahir asal Kota Semarang.
Implementasi yang telah berjalan sejak Juli 2026 menjadi fondasi untuk membangun standar pelayanan yang efektif, terukur, dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Perluasan Kerja Sama Kabupaten Kendal dan Wilayah SekitarTahap II · 2026–2027
Pengembangan diarahkan pada perluasan akses melalui kerja sama dengan Dukcapil Kabupaten Kendal dan wilayah lain yang memungkinkan.
Fokus tahap ini meliputi harmonisasi prosedur, perjanjian kerja sama, penguatan interoperabilitas sistem informasi, serta monitoring dan evaluasi layanan.
Pengembangan Jejaring Pelayanan Se-Jawa TengahTahap III · 2027–2028
Pada tahap ini, SI BUAH HATI ditargetkan dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Dukcapil di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Pengembangan diarahkan pada standardisasi pelayanan, perluasan integrasi administrasi kependudukan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penyusunan model layanan yang dapat diterapkan pada jejaring fasilitas kesehatan.
Dengan demikian, RSUD dr. Adhyatma, MPH diharapkan mampu menjadi salah satu pusat pengembangan inovasi pelayanan administrasi bayi baru lahir terintegrasi di Jawa Tengah.
Replikasi dan Pengembangan Model Pelayanan NasionalTahap IV · 2028–2030
Dalam jangka panjang, SI BUAH HATI diarahkan menjadi model inovasi pelayanan publik yang berpotensi direplikasi oleh rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.
Pengembangan nasional akan ditempuh melalui penjajakan kolaborasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkait, penguatan sistem digital, penyusunan standar replikasi, serta penyesuaian dengan regulasi yang berlaku.
Visi jangka panjang inovasi ini adalah mewujudkan pelayanan administrasi bayi baru lahir yang lebih mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Roadmap tersebut merupakan arah pengembangan yang diusulkan dan akan disesuaikan dengan hasil evaluasi, kesiapan infrastruktur, dukungan regulasi, serta kesepakatan kerja sama antarlembaga.







Tinggalkan Balasan